Akal-akalan Bakrie dalam mencuci uang PT Bumi Resources Tbk melalui Gallo Oil (Jersey) Ltd di Yaman

2005fr
Perjanjian Bagi Hasil Produksi
Pada tanggal 25 Februari 1999, Gallo Oil (Jersey) menandatangani perjanjian dengan Minarak Labuan Company Ltd. dari Malaysia dengan hubungan kerjasama dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan Menteri Sumber Daya Minyak dan Mineral Republik Yaman.

Berdasarkan PKB tanggal 8 Oktober 1996, kontrak area meliputi area Blok-R2 dan Blok-R13, yang berlokasi di Republik Yaman.

Ketentuan utama di PKB adalah sebagai berikut:

1. Ruang Lingkup

Kontraktor bersedia mengerjakan kewajibannya di dalam PKB ini dimana kontraktor berkewajiban untuk melakukan, eksplorasi, pengembangan, produksi, penyimpanan dan pengangkutan minyak mentah dalam wilayah PKB, dan mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan, teknikal dan kemampuan professional untuk melakukan usaha perminyakan sesuai dengan PKB ini.

2. Royalti

Pemerintah Yaman berhak mendapatkan Royalti dari jumlah minyak mentah yang diproduksi dan disimpan dari wilayah PKB dan tidak digunakan dalam operasi sebelumnya dari pengurangan biaya operasi, jumlah yang tidak dapat diperoleh kembali dari minyak mentah setara dengan sepuluh persen (10%) dari dimulainya produksi satu barel pertama dari minyak mentah dan disimpan dari wilayah PKB dan tidak digunakan dalam operasi perminyakan.

3. Jangka Waktu

Jangka waktu dari PKB meliputi periode pertama dan kedua dari periode eksplorasi dan periode pengembangan. Periode eksplorasi akan dimulai pada tanggal efektif PKB untuk periode empat puluh dua (42) bulan, dibagi dalam dua (2) tahap: Tahap I untuk dua puluh satu (21) bulan dari tanggal efektif. Tahap II untuk dua puluh satu (21) bulan dimulai dari berakhirnya tahap I dari periode pertama explorasi. Periode Eksplorasi ke dua dari empat puluh dua (42) bulan.

Periode pengembangan akan dimulai pada tanggal ditemukannya minyak pertama kali secara komersial dan berlanjut untuk periode duapuluh (20) tahun dan dapat diperpanjang sampai dengan lima (5) tahun.

Periode Penemuan minyak secara komersial, terdiri dari satu tempat penampungan produksi atau dalam suatu grup penampungan produksi dimana dapat dikembangkan secara komersial, di masa yang akan dating.

4. Penyerahan Wilayah

Pada saat terakhir dalam periode pertama eksplorasi kontraktor dapat melepaskan jumlah dari dua puluh lima persen (25%) dari wilayah PKB awal jika tidak memilih untuk masuk pada periode eksplorasi yang ke dua kontraktor akan menyerahkan keseluruhan wilayah PKB tidak termasuk wilayah yang di kembangkan.

5. Penggantian Biaya Operasi

Kontraktor dapat memulihkan semua biaya-biaya, ongkos dan pengeluaran-pengeluaran yang timbul dari semua kegiatan operasi dengan maksimum sampai dengan empat puluh persen (40%) per kuartal dari semua minyak mentah yang diproduksi dan disimpan di wilayah PKB dan tidak digunakan dalam kegiatan operasi dan setelah pembayaran royalti kepada Pemerintah Yaman. Biaya operasi yang timbul dan dibayar setelah tanggal produksi komersial dapat dipulihkan dalam tahun dimana biaya dan pengeluaran telah terjadi dan dibayar.

6. Signature Bonus

Kontraktor harus membayar sejumlah AS$ 4.500.000 kepada MOMR sebagai Signature Bonus.

7. Bonus Produksi

Jumlah (AS$)/ Persyaratan/

1.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah tanggal pertama produksi secara komersial dari Blok R2 dan Blok 13/
2.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah produksi minyak kumulatif dari wilayah kerja telah berjalan dengan rata-rata produksi 50,000 barrel per hari/
3.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah produksi minyak kumulatif dari wilayah kerja telah berjalan dengan rata-rata produksi 100,000 barrel per hari/
3.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah produksi minyak kumulatif dari wilayah kerja telah berjalan dengan rata-rata produksi 150,000 barrel per hari/

Per tanggal 31 December 2005 bonus produksi belum dapat diberikan karena belum berproduksi.

8. Sumbangan Pelatihan, Kelembagaan dan Sosial

Kontraktor harus membayar secara tahunan kepada MMOR untuk biaya pelatihan, kelembagaan dan sosial sebesar AS$ 150,000, AS$ 150,000, AS$ 300,000, dalam (30) hari setiap tahun setelah dimulainya tanggal efektif dan pada awal tahun kalender selama jangka waktu PKB serta perpanjangannya.

Pada tahun 2005, Gallo Oil (Jersey) telah melakukan pembayaran atas beberapa sumbangan sosial tersebut.

9. Bagi Hasil Produksi Minyak

Berdasarkan PKB, bagian MOMR dan kontraktor ditentukan berdasarkan kuantitas minyak mentah yang tersisa setelah dikurangi royalti dan biaya perolehan atas miyak yang diproduksi dan yang disimpan didalam wilayah kerjasama, dan tidak digunakan dalam operasional perminyakan. PKB mengatur jumlah persentase pembelian berdasarkan bagian atau kelebihan kuantitas produksi.

2006fr
Aktiva Minyak dan Gas Bumi

Gallo, Anak perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan minyak, menerapkan metode full cost dalam pencatatan aktiva minyak dan gas bumi. Semua biaya-biaya yang berkaitan dengan akuisisi, ekplorasi dan pengembangan cadangan minyak dan gas bumi termasuk biaya overhead langsung yang berkaitan, dikapitalisasi.

Semua biaya yang dikapitalisasi atas minyak dan gas, termasuk estimasi biaya masa depan atas pengembangan cadangan terbukti akan diamortisasi sejak dimulainya produksi komersial dengan menggunakan metode unit produksi berdasarkan jumlah estimasi cadangan terbukti. Investasi dalam pengembangan proyek dan cadangan yang belum terbukti tidak diamortisasi sampai dengan cadangan yang terkait dengan proyek tersebut dapat dibuktikan atau sampai terjadinya penurunan nilai. Jika hasil dari penilaian tersebut mengindikasikan bahwa properti telah mengalami penurunan nilai, jumlah dari penurunan nilai tersebut akan ditambahkan pada biaya yang akan diamortisasikan.

AKTIVA MINYAK DAN GAS BUMI

Merupakan biaya-biaya eksplorasi yang dikeluarkan oleh Gallo Oil di Yaman yang terdiri dari:

2004: $59,861,549
2005 $65,583,312
2006: $83,357,752

Pada tanggal 8 Pebruari 2006, Gallo and Alkor Petroo Limited (Alkor) (Para Pihak) menandatangani nota kesepahaman sehubungan dengan pengalihan 50% kuasa pertambangan atas Blok 13 di Republik Yaman (blok) (lihat Catatan 40b). Sesuai dengan perjanjian ini Nota kesepahaman ini diperbaharui pada tanggal 21 Pebruari 2006 sehubungan dengan perubahan periode yang akan dimasuki oleh para pihak.

Pada tanggal 3 Maret 2006, para pihak menandatangani Farm In Agreement (FIA), dan Perjanjian Kerjasama Operasi (JOA). Sesuai dengan perjanjian ini Alkor akan membayar 50% dari bonus tahunan yang terhutang oleh Gallo kepada Menteri Sumber Daya Mineral Republik Yaman (MOMR) yang dimulai dari tahun 2006. Selanjutnya, Alkor akan membayar 50% dari biaya produksi atas kontrak proyek yang berlaku efektif dari tanggal perjanjian. Gallo berhak untuk menerima 60% dan Alkor 40% dari semua biaya produksi sampai Gallo dapat memulihkan biaya-biaya tersebut melalui cost recovery.

Syarat dan kondisi sehubungan FIA adalah:
a. Alkor setuju untuk membayar sejumlah yang ditetapkan;
b. MOMR akan memberikan persetujuan penyerahan hak pertambangan ke Alkor dan implementasi dari semua hal yang disebutkan dalam FIA; dan
c. Pelaksanaan JOA.

Baik Gallo maupun Alkor tidak akan mengajukan tuntutan kepada satu sama lain dalam hal terjadinya pelanggaran terhadap kesepakatan selama periode garansi (warranties), kecuali jika klaim tersebut melebihi AS$ 25.000 namun tidak lebih dari AS$ 500.000.

Pada tanggal 23 Mei 2006, MOMR menyetujui pengalihan hak penambangan kepada Alkor dan pelaksanaan dari hal-hal yang disebutkan dalam FIA.

2005 and 2006
Book Value: $1,270,925,504
Acquisition cost: $37,224,848
Capital gain: $1,233,700,656

Perjanjian Bagi Hasil Produksi (PBH) antara Gallo dan Menteri Sumber Daya Minyak dan Mineral (Ministry of Oil and Mineral Resources)

Pada tanggal 25 Februari 1999, Gallo menandatangani perjanjian dengan Minarak Labuan Company Ltd. dari Malaysia, dimana Gallo mengambil alih kuasa penambangan (participating interest) atas Production Sharing Agreement (PSA) dengan Kementerian Sumber Daya Minyak dan Mineral Pemerintahan Yaman.

Hal-hal utama yang diatur dalam PBH tersebut adalah sebagai berikut:

1. Ruang Lingkup

Kontraktor bersedia mengerjakan kewajibannya di dalam PBH ini dimana kontraktor berkewajiban untuk melakukan, eksplorasi, pengembangan, produksi, penyimpanan dan pengangkutan minyak mentah dalam wilayah PBH, dan mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan, teknikal dan kemampuan professional untuk melakukan usaha perminyakan sesuai dengan PBH ini.

2. Royalti

Pemerintah Yaman berhak mendapatkan Royalti dari jumlah minyak mentah yang diproduksi dan disimpan dari wilayah PBH dan tidak digunakan dalam operasi sebelumnya dari pengurangan biaya operasi, jumlah yang tidak dapat diperoleh kembali dari minyak mentah setara dengan sepuluh persen (10%) dari dimulainya produksi satu barel pertama dari minyak mentah dan disimpan dari wilayah PBH dan tidak digunakan dalam operasi perminyakan.

3. Jangka Waktu

Jangka waktu dari PBH meliputi periode pertama dan kedua dari periode eksplorasi dan periode pengembangan. Periode eksplorasi akan dimulai pada tanggal efektif PBH untuk periode empat puluh dua (42) bulan, dibagi dalam dua (2) tahap: Tahap I untuk dua puluh satu (21) bulan dari tanggal efektif. Tahap II untuk dua puluh satu (21) bulan dimulai dari berakhirnya tahap I dari periode pertama eksplorasi. Periode eksplorasi ke dua dari empat puluh dua (42) bulan.

Periode pengembangan akan dimulai pada tanggal ditemukannya minyak pertama kali secara komersial dan berlanjut untuk periode dua puluh (20) tahun dan dapat diperpanjang sampai dengan lima (5) tahun.

Periode Penemuan minyak secara komersial, terdiri dari satu tempat penampungan produksi atau dalam suatu kelompok penampungan produksi dimana dapat dikembangkan secara komersial.

4. Penyerahan Wilayah

Pada saat terakhir dalam masa eksplorasi pertama kontraktor dapat melepaskan dua puluh lima persen (25%) dari wilayah PBHnya jika tidak memilih untuk masuk ke dalam masa eksplorasi kedua kontraktor akan menyerahkan seluruh wilayah PBH yang tidak termasuk wilayah yang akan dikembangkan.

5. Penggantian Biaya Operasi

Kontraktor dapat memperoleh kembali semua biaya-biaya, ongkos dan pengeluaranpengeluaran yang timbul dari semua kegiatan operasi dengan maksimum empat puluh persen (40%) per kuartal dari semua minyak mentah yang diproduksi dan disimpan di wilayah PBH dan tidak digunakan dalam kegiatan operasi dan setelah pembayaran royalti kepada Pemerintah Yaman. Biaya operasi yang timbul dan dibayar setelah tanggal produksi komersial dapat diperoleh kembali dalam tahun pajak dimana biaya dan pengeluaran tersebut telah terjadi dan dibayarkan.

6. Signature Bonus

Kontraktor harus membayar sebesar AS$ 4,5 juta kepada Menteri Sumber Daya Minyak dan Mineral Pemerintah Yaman sebagai Signature Bonus.

7. Bonus Produksi

Jumlah (AS$)/ Persyaratan

1.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah tanggal pertama produksi secara komersial dari Blok R2 dan Blok 13.
2.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah produksi minyak kumulatif dari wilayah kerja telah berjalan dengan rata-rata produksi 50,000 barel per hari.
3.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah produksi minyak kumulatif dari wilayah kerja telah berjalan dengan rata-rata produksi 100,000 barel per hari.
3.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah produksi minyak kumulatif dari wilayah kerja telah berjalan dengan rata-rata produksi 150,000 barel per hari.

Pada tanggal 31 Desember 2006 bonus produksi belum dapat diberlakukan karena Gallo belum berproduksi.

8. Sumbangan Pelatihan, Kelembagaan dan Sosial

Kontraktor harus membayar secara tahunan kepada MMOR untuk biaya pelatihan, kelembagaan dan sosial masing-masing sebesar AS$ 150.000, AS$ 150.000, AS$ 300.000, dalam (30) hari setiap tahun setelah dimulainya tanggal efektif dan pada awal tahun kalender selama jangka waktu PBH serta perpanjangannya.

Pada tahun 2006 dan 2005, Gallo Oil (Jersey) telah melakukan beberapa pembayaran atas sumbangan sosial tersebut.

9. Bagi Hasil Produksi Minyak

Berdasarkan PBH, bagian MOMR dan kontraktor ditentukan berdasarkan kuantitas minyak mentah yang tersisa setelah dikurangi dengan royalti dan biaya perolehan atas minyak yang diproduksi dan yang disimpan didalam wilayah kerjasama, dan tidak digunakan dalam operasional perminyakan. PBH mengatur jumlah persentase berdasarkan bagian atau mutasi kuantitas produksi.

Pada tanggal 15 September 2006, Gallo Oil (Jersey) Ltd. (Gallo) telah menyelesaikan pengeboran pada Tasilah-1 dengan total kedalaman 1.352 m, hanya memompa 3.000 barel air.

Gallo akan melakukan pengeboran di sumur AlMurat-1 dan pemerintah Yaman meminta Gallo untuk melakukan pengeboran sampai dasar dengan kedalaman 500 m.

Gallo telah membentuk usaha bersama (Joint Operating) dengan Alkor Petroo Limited untuk Block 13 (lihat Catatan 12).

2007fr
Aktiva Minyak dan Gas Bumi

Gallo, Anak perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan minyak, menerapkan metode full cost dalam pencatatan aktiva minyak dan gas bumi. Semua biaya-biaya yang berkaitan dengan akuisisi, ekplorasi dan pengembangan cadangan minyak dan gas bumi termasuk biaya overhead langsung yang berkaitan, dikapitalisasi.

Semua biaya yang dikapitalisasi atas minyak dan gas, termasuk estimasi biaya masa depan atas pengembangan cadangan terbukti akan diamortisasi sejak dimulainya produksi komersial dengan menggunakan metode unit produksi berdasarkan jumlah estimasi cadangan terbukti. Investasi dalam pengembangan proyek dan cadangan yang belum terbukti tidak diamortisasi sampai dengan cadangan yang terkait dengan proyek tersebut dapat dibuktikan atau sampai terjadinya penurunan nilai. Jika hasil dari penilaian tersebut mengindikasikan bahwa properti telah mengalami penurunan nilai, jumlah dari penurunan nilai tersebut akan ditambahkan pada biaya yang akan diamortisasikan.

AKTIVA MINYAK DAN GAS BUMI

Akun ini merupakan biaya eksplorasi yang dikeluarkan oleh Gallo Oil di Yaman yang terdiri dari:

2005: $65,583,312
2006: $83,357,752
2007: $111,069,347

Pada tanggal 15 September 2006, Gallo telah menyelesaikan pengeboran di sumur Tasilah-1 di area Blok R-2 dengan total kedalaman 1.355 m dan pengeboran tersebut hanya mendapatkan 3.000 barel air. Selanjutnya, pada tanggal 11 Oktober 2006, Gallo telah menyelesaikan pengeboran di sumur Al Murad-1 di area Blok R-2 dengan total kedalaman 1.663 m. Pengeboran ini menghasilkan zat yang berupa cairan 99 swabs. Gallo akan kembali melakukan pengeboran pada sumur Al Murad-1 atas permintaan dari pemerintah Republik Yaman hingga kedalaman 500 m.

Pada tanggal 13 September 2005, Gallo sanggup untuk memenuhi seperti yang tercantum dalam surat ke empat dari MOMR untuk memperpanjang jangka waktu eksplorasi sampai dengan tanggal 31 December 2007 (lihat Catatan 39l).

Selama tahun 2006, Gallo telah menyelesaikan pemetaan ulang area Blok 13, sebagai usaha untuk memenuhi persyaratan yang tercantum dalam PSA. Pada tanggal 8 Pebruari 2006, Gallo dan Alkor Petroo Limited (Alkor) (Para pihak) menandatangani nota kesepahaman sehubungan dengan pengalihan 50% kuasa pertambangan atas Blok 13 di Republik Yaman (blok) (lihat Catatan 39l). Nota kesepahaman ini diperbaharui pada tanggal 21 Pebruari 2006 sehubungan dengan perubahan periode pelaksanaan Farm In Agreement (FIA) dan Perjanjian Kerjasama (JOA).

Pada tanggal 3 Maret 2006, para pihak menandatangani FIA dan JOA, dimana sesuai dengan perjanjian ini Alkor akan membayar 50% dari bonus tahunan yang terhutang oleh Gallo kepada Menteri Sumber Daya Mineral Republik Yaman (MOMR) sejak tahun 2006. Selanjutnya, Alkor akan membayar 50% dari biaya produksi sejak tanggal perjanjian. Gallo berhak untuk menerima 60% dan Alkor 40% dari semua biaya produksi sampai Gallo dapat memulihkan biaya-biaya tersebut melalui cost recovery. Baik Gallo maupun Alkor tidak akan mengajukan tuntutan kepada satu sama lain dalam hal terjadinya pelanggaran terhadap kesepakatan selama periode garansi (warranties), kecuali jika klaim tersebut melebihi AS$ 25.000 namun tidak lebih dari AS$ 500.000. Pada tanggal 23 Mei 2006, MOMR menyetujui pengalihan hak penambangan kepada Alkor dan pelaksanaan dari hal-hal yang disebutkan dalam FIA.

Pada tanggal 2 Oktober 2007, Alkor melimpahkan kembali kepada Gallo seluruh hak, kepemilikan dan kepentingan atas 50% partisipasi kepemilikan dan Gallo menyetujui pelimpahan tersebut dengan syarat dan kondisi sesuai dengan perjanjian yang telah diperbaharui (Deed of Reassignment). Gallo dan Alkor menyetujui untuk membatalkan Kontrak Proyek yang telah ditandatangani sebelumnya dan membebaskan semua pihak terhadap semua biaya, hutang atau kewajiban sehubungan dengan Kontrak Proyek dengan syarat dan ketentuan yang tercantum dalam perjanjian.

2005 and 2006
Book Value: $1,270,925,504
Acquisition cost: $37,224,848
Capital gain: $1,233,700,656

2006 and 2007
Book Value: $37,224,848
Acquisition cost: $1,270,925,504
Capital gain: Negative $1,233,700,656

Perjanjian Bagi Hasil Produksi (PBH) antara Gallo dan Menteri Sumber Daya Minyak dan Mineral (Ministry of Oil and Mineral Resources)

Pada tanggal 25 Pebruari 1999, Gallo menandatangani perjanjian dengan Minarak Labuan Company Ltd. dari Malaysia, dimana Gallo mengambil alih kuasa penambangan (participating interest) atas Production Sharing Agreement (PSA) dengan Kementerian Sumber Daya Minyak dan Mineral Pemerintahan Yaman.

Hal-hal utama yang diatur dalam PBH tersebut adalah sebagai berikut:

1. Ruang Lingkup

Kontraktor berkewajiban untuk melakukan, eksplorasi, pengembangan, produksi, penyimpanan dan pengangkutan minyak mentah dalam wilayah PBH, dan mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan, teknikal dan kemampuan professional untuk melakukan usaha perminyakan sesuai dengan PBH.

2. Royalti

Pemerintah Yaman berhak mendapatkan Royalti dari jumlah minyak mentah yang diproduksi dan disimpan dari wilayah PBH dan tidak digunakan dalam operasi sebelumnya dari pengurangan biaya operasi, jumlah yang tidak dapat diperoleh kembali dari minyak mentah setara dengan sepuluh persen (10%) dari dimulainya produksi satu barel pertama dari minyak mentah dan disimpan dari wilayah PBH dan tidak digunakan dalam operasi perminyakan.

3. Jangka Waktu

Jangka waktu dari PBH meliputi periode pertama dan kedua dari periode eksplorasi dan periode pengembangan. Periode eksplorasi akan dimulai pada tanggal efektif PBH untuk periode empat puluh dua (42) bulan, dibagi dalam dua (2) tahap: Tahap I untuk dua puluh satu (21) bulan dari tanggal efektif. Tahap II untuk dua puluh satu (21) bulan dimulai dari berakhirnya tahap I dari periode pertama eksplorasi. Periode eksplorasi yang kedua dimulai setelah empat puluh dua (42) bulan.

Periode pengembangan akan dimulai pada tanggal ditemukannya minyak pertama kali secara komersial dan berlanjut untuk periode dua puluh (20) tahun dan dapat diperpanjang sampai dengan lima (5) tahun. Periode Penemuan minyak secara komersial, terdiri dari satu tempat penampungan produksi atau dalam suatu kelompok penampungan produksi dimana dapat dikembangkan secara komersial (lihat Catatan 12b).

4. Penyerahan Wilayah

Pada saat terakhir dalam masa eksplorasi pertama kontraktor dapat melepaskan dua puluh lima persen (25%) dari wilayah PBHnya jika tidak memilih untuk masuk ke dalam masa eksplorasi kedua kontraktor akan menyerahkan seluruh wilayah PBH yang tidak termasuk kedalam wilayah yang akan di kembangkan.

5. Penggantian Biaya Operasi

Kontraktor dapat memperoleh kembali semua biaya-biaya, ongkos dan pengeluaranpengeluaran yang timbul dari semua kegiatan operasi dengan maksimum empat puluh persen (40%) per kuartal dari semua minyak mentah yang diproduksi dan disimpan di wilayah PBH dan tidak digunakan dalam kegiatan operasi dan setelah pembayaran royalti kepada Pemerintah Yaman. Biaya operasi yang timbul dan dibayar setelah tanggal produksi komersial dapat diperoleh kembali dalam tahun pajak dimana biaya dan pengeluaran tersebut telah terjadi dan dibayarkan.

6. Signature Bonus

Kontraktor harus membayar sebesar AS$ 4,5 juta kepada Menteri Sumber Daya Minyak dan Mineral Pemerintah Yaman sebagai Signature Bonus.

7. Bonus Produksi

Jumlah (AS$)/ Persyaratan

1.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah tanggal pertama produksi secara komersial dari Blok R2 dan Blok 13.
2.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah produksi minyak kumulatif dari wilayah kerja telah berjalan dengan rata-rata produksi 50.000 barel per hari.
3.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah produksi minyak kumulatif dari wilayah kerja telah berjalan dengan rata-rata produksi 100.000 barel per hari.
3.000.000 Dalam tiga puluh hari setelah produksi minyak kumulatif dari wilayah kerja telah berjalan dengan rata-rata produksi 150.000 barel per hari.

Pada tanggal 31 Desember 2007 bonus produksi belum dapat diberlakukan karena Gallo belum berproduksi.

8. Sumbangan Pelatihan, Kelembagaan dan Sosial

Kontraktor harus membayar secara tahunan kepada Menteri Sumber Daya Minyak dan Mineral Pemerintah Yaman untuk biaya pelatihan, kelembagaan dan sosial masingmasing sebesar AS$ 150.000, AS$ 150.000 dan AS$ 300.000, dalam (30) hari setiap tahun setelah dimulainya tanggal efektif dan pada awal tahun kalender selama jangka waktu PBH serta perpanjangannya.

9. Bagi Hasil Produksi Minyak

Berdasarkan PBH, bagian MOMR dan kontraktor ditentukan berdasarkan kuantitas minyak mentah yang tersisa setelah dikurangi dengan royalti dan biaya perolehan atas minyak yang diproduksi dan yang disimpan didalam wilayah kerjasama, dan tidak digunakan dalam operasional perminyakan. PBH mengatur jumlah persentase berdasarkan kuantitas produksi.

Advertisements