Layanan Konsultasi Pengembangan Karier dan Pengembangan Kepribadian

Layanan Konsultasi Pengembangan Karier dan Pengembangan Kepribadian

Banyak sudah pihak yang menulis dan membuat berbagai model dalam rangka pengembangan karier. Model yang baik seharusnya juga mencakup perspektif dan kepentingan 5 pihak, yakni pegawai, pemberi kerja, pencari kerja, orang tua dan wali, serta pelajar. Kelima pihak ini memiliki preferensinya masing-masing.

Untuk kebaikan yang lebih besar (greater goods), seharusnya, kepentingan dan preferensi masing-masing pihak bisa diharmoniskan dan diselaraskan. Dalam hidup dan kehidupan seseorang, setiap orang mengalami proses belajar, bekerja atau berkarya, bersenang-senang, dan interaksi diantara ketiga proses tersebut.

Dalam konteks organisasi, pengembangan karier seharusnya diorientasikan dan berorientasikan pada individu dan organisasi, baik di organisasi yang kecil seperti bagian, divisi, atau departemen, atau organisasi besar, lintas sektoral atau bersifat hierarki, struktur berjenjang.

Pendidikan, kursus, atau konsultasi pengembangan karier yang baik seharusnya mengandung dan memuat unsur psikologis, sosiologis, pendidikan, prilaku, fisik, ekonomi, dan berbagai faktor kesempatan yang bisa mengkombinasi efek alami dan signifikansi suatu karier atau pekerjaan seseorang.

Preferensi kerja seseorang seharusnya pula mencakup minat dan skill (keahlian dan ketrampilan) yang bersifat spesifik. Pengalaman merupakan produk sampingan (by-product). Sifatnya yang multi-dimensi membuat pengembangan karier dan pengembangan kepribadian merupakan proses yang bersifat simultan, interaktif, integral.

Inti daripada pengembangan karier dan pengembangan kepribadian adalah penetapan tujuan hidup dengan mengekspresikan nilai dan mengambil peran dalam kehidupan diri sendiri dan sosial.

Perencanaan karier seharusnya tidak terbatas pada partisipasi aktif pada berbagai kegiatan diklat, kursus, on-the-job, action-learning; tetapi juga keterlibatan aktif dalam melaksanakan tugas dan kewajiban (rutinitas) baru, baik yang bersifat insidentil, temporer, sementara, atau locational, job shadowing, lintas fungsi dan sektor, rotasi kerja, dan lainnya. Alam takambang jadi guru (Konsep DIKW).

Bentuk partisipasi yang aktif adalah harus bisa menjadi mentor, mendapatkan mentor, menjadi pelatih (coach), atau yang sejenis, baik dalam pelatihan, kelas, seminar, webinar, podcast, konferensi, atau lainnya. Tujuannya adalah untuk menjaga siklus perputaran karyawan, baik dalam hal jumlah, maupun peningkatan mutu, serta yang biasa dan terutama, menjaga biaya tenaga kerja pada level yang ‘standar’. Standar di sini berbeda untuk setiap industri dan bisnis.

Pendidikan karier dan bimbingan karier bisa diarahkan oleh penasihat karier selaku penasehat pribadi (personal adviser) melalui berbagai self-assessment tools, talent management reviews, atau yang sejenis. Pilihan dan keputusan terakhir konsultan sumber daya manusia adalah merekruit karyawan baru, melepas karyawan lama, tetap meretensi karyawan lama, atau memberikan nilai tambah yang lebih besar dan lebih baik bagi karyawan lama.

magang, masuk pasar kerja (labour market entry), pencarian kerja, perubahan sektoral/manajemen, promosi atau transfer, redundancy, pengembangan usaha mandiri (entrepreneurial), perubahan identitas kerja, masalah terkait cacat dan stres kerja, penyesuaian keseimbangan kerja dan kehidupan (life-work), portofolio kerja dan persiapan pensiun.

Hubungi +62 851 0518 7118
untuk konsultasi pengembangan karier dan pengembangan kepribadian
melalui berbagai perangkat self-assessment dan metode talent management reviews yang telah kami terapkan di banyak organisasi.


Advertisements